Wah Ternyata, Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Anda Berenang

Wah Ternyata, Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Anda Berenang

Berenang

Hai sobat memori, kalian suka berenang?? Pas banget nih pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan sedikit informasi menarik tentang hobi kalian itu.

Sobat memori, berenang memanglah hobi yang bersifat import​, loh, kenapa import​ ya, seperti barang saja?. Iya, hal tersebut dikarenakan kita mengimpor gaya, dan kegiatan berenang tersebut dari ikan. Konon katanya dahulu kala sebelum ada renang orang selalu memperhatikan seekor ikan yang berenang kesana kemari lalu orang tersebut menirukannya sehingga manusia dapat berenang. Namun karena sifatnya yang bisa dibilang import​, maka kemampuan itu pasti ada kekurangannya dong tentunya. Jadi kali ini kita akan membahas apa yang terjadi setelah berenang. Akibat tersebut antara lain :

  1. Kita akan menjadi basah.
  2. Kulit akan tampak pecah-pecah.
  3. Mata menjadi ngantuk.

Itulah beberapa sebab akibat dari berenang, namun kali ini penulis akan membahas yang nomor 2 dan 3 untuk yang nomor 1 sepertinya terlalu intim untuk dibicarakan ya.

KULIT AKAN TAMPAK PECAH-PECAH.
Kulit Tampak Pecah-Pecah

Sobat memori, akibat dari berenang tersebut tentunya adalah kulit menjadi pecah-pecah dan memicu penghitaman warna kulit, hal ini tentu sangat dibenci khususnya bagi para pengagum dan penggila kecantikan. Itulah resiko dari berenang yaitu tambah hitam, namun efek tersebut dapat diminimalisasi loh sobat memori, yaitu dengan cara menggunakan lotion sebelum berenang. Usahakan sobat mengoles bagian badan dan tangan untuk wajah dan kaki sekiranya cukup, jangan sampai satu botol lotion juga ya tentunya. Dengan usaha tersebut penghitaman kulit akibat berenang dapat terminimalisasi.


RASA MENGANTUK MENYERANG.
Mengantuk Setelah Berenang

Tentunya sobat pasti bingung apa sih hubungannya berenang dengan mengantuk?. Kita dapat mengalami rasa ngantuk setelah berenang dikarenakan tekanan air pada mata kita saat sedang berenang, apalagi pencampuran kaporit pada air kolam yang dapat menambah efek tekanan pada mata kita. Akibatnya mata kita menjadi agak berat dan berkunang-kunang, bila tanda-tanda itu telah muncul hal pertama yang sering dilakukan adalah tidur. Tidur merupakan penyegaran yang baik setelah kita berenang karena secara pasti kita telah mengistirahatkan mata kita yang bekerja keras di dalam air.

Nah sobat memori, Itulah beberapa hal-hal yang terjadi setelah berenang, maka ada baiknya nih, apabila sobat memori hendaknya melakukan aktifitas yang sehat namun tidak dan jangan sampai sobat melupakan kondisi tubuh kita sendiri ya.


Read More
Inilah Cara Menjadi Pelajar/Mahasiswa Yang Berkantong Tebal

Inilah Cara Menjadi Pelajar/Mahasiswa Yang Berkantong Tebal

Sobat memori, Uang jajan merupakan hal yang sangat identik dengan pelajar/Mahasiswa, karena kebanyakan mereka hanya mengandalkan uang jajan yang diberikan orang tua sebagai penghasilan utama. Uang jajan yang diberikan biasanya bejumlah minimalis jadi mereka harus membeli sesuai dengan kondisi kantongnya. 

Mengingat hal tersebut ada beberapa trik untuk menjadi pelajar/mahasiswa yang berduit yaitu:


1. Mintalah uang saku perbulan atau perminggu.

Dengan mendapatkan uang perbulan atau perminggu uang akan terkumpul lebih banyak dari biasanya. Jika sebulan ada 30 hari maka kita harus membagi jumlah uang yang kita miliki dengan jumlah hari dalam sebulan.

2. Gunakanlah uang di bawah batas maksimum.

Artinya setelah kita membagi uang tersebut dengan jumlah harinya, Mimisal setelah dibagi ketemunya Rp 50.000 per hari maka kita harus membelanjakan uang tersebut kurang dari Rp.50.000 per harinya. Dengan usaha tersebut kita akan mendapatkan surplus dari pendapatan bulanan kita.

3. Menahan sifat konsumtif.


Maksudnya kita harus menjaga diri dari keinginan untuk membeli, jika dirasa kurang penting ya sobat memori, maka usahakan jangan melakukan pembelian yang sia-sia. Apabila hari tersebut sepertinya tidak diperlukan adanya konsumsi maka sebaiknya jangan melakukan pembelian.


4. Membawa bekal makanan

Cara ini cukup efektif nih sobat, karena kita tidak perlu mengorbankan uang saku kita untuk membeli jajanan karena kita telah memiliki persediaan makanan dari rumah. Dengan itu hasrat untuk jajan yang berlebihan dapat teratasi.

Apabila anda telah melakukan usaha yang telah saya cantumkan di atas, maka pada akhir bulan anda akan kaget dengan jumlah sisa uang yang tersisa di kantong kita. Saya telah mencobanya dengan saku sebesar Rp 1.500.000 per bulan saya dapat menyisihkan minimal Rp 500.000 tiap bulannya sehingga dompet saya selalu terisi. 

Nah sobat memori, itulah beberapa cara agar menjadi pelajar atau mahasiswa yang berkantong tebal setebal silet..!!
Silakan dicoba !


Read More
Yakin Mau Jadi Perawat? Calon Mahasiswa Keperawatan Wajib Siapkan Ini Loh!

Yakin Mau Jadi Perawat? Calon Mahasiswa Keperawatan Wajib Siapkan Ini Loh!

Hai Sobat memori atau Mahasiswa  Keperawatan yang ngebet banget pengen jadi perawat profesional, selamat datang di memopedia.id. Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas tentang apa sih yang harus dipersiapkan jika kalian ingin jadi seorang perawat.
Kamu ingin menjadi perawat? Beneran ya, gak salah? Atau saat ini sedang menjadi calon mahasiswa keperawatan? Ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan ketika kamu ingin menjadi perawat. Apalagi mengingat profesi yang satu ini membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang cukup baik karena harus berhadapan dengan berbagai macam jenis penyakit yang diderita oleh pasien dan harus melakukan pekerjaan secara shift, baik shift pagi, siang, maupun malam. Jadi jika kamu mau jadi perawat, calon mahasiswa keperawatan wajib siapkan ini ya, jangan sampai kaget ditengah jalan nantinya.

Persiapan Mental
Persiapan Mental Perawat
Mengapa persiapan mental sangat penting dan jadi yang paling utama dari beberapa daftar yang lain?, Karena persiapan mental ini merupakan salah satu hal yang wajib disiapkan oleh calon mahasiswa keperawatan? Karena pada dasarnya perawat nantinya akan menghadapi banyak pasien dengan berbagai keadaan. Ada pasien kecelakaan yang mungkin saja harus ditangani dengan kondisi luka dan berdarah-darah, atau mungkin bayi prematur yang tampak begitu kecil dan ringkih, atau mungkin kamu harus merawat pasien dengan penyakit steven johnson sindrom, dimana hampir seluruh tubuh pasien nampak melepuh. Jadi sejak masih menjadi mahasiswa keperawatan, lakukanlah persiapan mental. Siapkan diri untuk menghadapi berbagai pasien dengan berbagai penyakit dan kondisi yang berbeda-beda yang tidak bisa kamu duga sebelumnya. Nggak lucu banget kan ya jika perawatnya pingsan karena melihat pasien datang dengan kepala berdarah akibat kecelakaan lalu lintas misalnya.  Maka dari itu, persiapan mental ini harus dilakukan sejak masih menjadi calon mahasiswa keperawatan, supaya tidak terjadi kondisi ketika kuliah keperawatannya sudah hampir semester akhir, setiap praktik klinik justru selalu menjadi momok menakutkan yang ingin dihindari. Percayalah, perawat merupakan pekerjaan yang mulia, dan jika kamu berniat untuk menjadi perawat, maka cintailah profesi itu dengan segala risikonya. Dengan begitu kamu akan dapat menikmati semua prosesnya.

Persiapan Fisik

Persiapan Fisik Perawat
Selain persiapan mental untuk menjadi perawat, tentunya persiapan fisik juga sangat diperlukan oleh calon mahasiswa keperawatan. Mengapa demikian? Karena selama proses studi, mahasiswa keperawatan akan dihadapkan pada serangkaian tugas, termasuk praktik laboratorium dan praktik klinik di berbagai rumah sakit. Mahasiswa keperawatan yang mendapatkan tugas praktik klinik di rumah sakit tentu saja harus melakukan tugas layaknya seorang perawat sesungguhnya, dengan jadwal jaga shift pagi, shift siang, maupun shift malam. Memang iya pada awalnya shift malam akan terasa berat karena belum terbiasa untuk terjaga di tengah malam, apalagi pas kebetulan dapat praktiknya di bagian anak-anak atau bayi, nah kan butuh tenaga ekstra tuh supaya kuat gendongin satu persatu adek-adek bayi yang nangis atau bahkan malah gendong dua sekaligus, tetapi lama kelamaan hal ini akan menjadi hal yang biasa aja kok. Tetapi karena shift malam memang cukup berat dilalui pada awalnya, maka mahasiswa keperawatan harus memerhatikan kondisi fisiknya ya. Mengonsumsi makanan dengan asupan nutrisi yang adekuat serta meminum multivitamin, bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh selama praktikum di rumah sakit.

Nursing Kit

Nursing Kit
Salah satu hal yang harus disiapkan oleh calon mahasiswa keperawatan adalah memiliki nursing kit. Nursing kit adalah serangkaian peralatan yang digunakan oleh perawat maupun mahasiswa perawat untuk melakukan tugasnya sebagai perawat. Nursing kit ini terdiri dari stetoskop, tensimeter, termometer, reflex hammer. Stetoskop merupakan alat yang digunakan untuk mendengarkan detak jantung, suara nafas paru, maupun suara bising usus. Stetoskop juga digunakan bersama dengan tensimeter untuk mengetahui tekanan darah pasien. Termometer merupakan alat pengukur suhu badan. Termometer terdiri dari 3 jenis: termometer oral yang digunakan dengan dimasukkan ke dalam mulut, termometer anal yaitu termometer yang dimasukkan ke dalam anus, dan termometer axila yaitu termometer yang digunakan dengan cara meletakkannya di lipatan ketiak. Termometer yang biasanya diperlukan di dalam nursing kit adalah termometer axila karena termometer ini penggunaannya lebih luas, sedangkan termometer oral dan termometer anal biasanya hanya digunakan pada anak-anak dan bayi. Alat berikutnya yang harus ada di dalam nursing kit adalah reflek hammer. Reflek hammer adalah alat yang digunakan untuk melakukan tes kepekaan syaraf pada lutut maupun telapak kaki. Alat ini bermanfaat saat bertemu dengan pasien dengan penurunan kesadaran atau gangguan neurologis.

Baju Seragam

Baju Seragam Perawat
Bagi calon mahasiswa keperawatan, salah satu hal yang wajib disiapkan adalah seragam setelan putih dong tentunya nukan seragam loreng-loreng ala Tentara ya!. Seragam putih-putih ini akan digunakan pada saat mahasiswa mendapat tugas praktik klinik di rumah sakit atau di tatanan layanan kesehatan lainnya. Baju seragam khas perawat ini biasanya akan dilengkapi dengan name tag yang disediakan oleh institusi pendidikan. Saat melaksanakan praktik klinik, seragam beserta name tag tersebut harus digunakan selama jam dinas.

Jas Lab

Jas Lab
Satu lagi perlengkapan lain yang harus disiapkan oleh calon mahasiswa keperawatan adalah jas laboratorium atau lebih dikenal dengan sebutan jas lab. Jas lab ini wajib dibawa saat mahasiswa keperawatan bertugas merawat pasien karena jas lab ini sangat berguna. Kegunaan jas lab yang utama adalah melindungi mahasiswa keperawatan dari cairan tubuh pasien, seperti darah, yang mungkin saja bisa mengenai baju seragam saat tindakan, atau untuk menghindarkan diri dari spesimen tubuh seperti feses saat pasien buang air besar, maupun dari nanah saat mahasiswa keperawatan melakukan tindakan rawat luka.

Nah Sobat memori dan teman-teman mahasiswa calon perawat profesional, demikian ulasan mengenai hal-hal yang perlu disiapkan jika hendak menjadi mahasiswa keperawatan. Semoga ulasan dengan judul Yakin Mau Jadi Perawat? Calon Mahasiswa Keperawatan Wajib Siapkan Ini Loh! dapat bermanfaat dan memberikan gambaran tentang bagaimana persiapan untuk menjadi mahasiswa keperawatan. Selamat mempersiapkan diri dan selamat berproses untuk menjadi seorang perawat yang profesional.


Read More
Wah, Ternyata Inilah Kebiasaan Salah Diet

Wah, Ternyata Inilah Kebiasaan Salah Diet

Halo sobat memori, bagaimana kabarnya kalian hari ini?. Tentunya sangat diharapkan selalu dan senantiasa sehat ya.
mengenai kebiasaan kalian yang pastinya sering dilakukan. 
Sobat memori, Sudah pasti kalian pasti sangat sebal kan jika jarum di timbangan tak juga bergerak ke kiri, bahkan malah tambah bergerak kekanan?. Mungkin karena kebiaasaan tidak baik ini yang masih terus kalian lakukan hingga saat ini. Apa sajakah itu?

Banyak Mengonsumsi Makanan Asin
Bukan hanya makanan berlemak dan makanan manis yang perlu Kalian kurangi ya sobat memori, makanan yang banyak mengandung garam juga  perlu diredam loh. Selain bisa mengakibatkan hipertensi, terlalu banyak garam di dalam tubuh membuat cairan tubuh tertahan. Akibatnya, berat badan Kalian tidak turun-turun. 

Terlalu Ngotot

Hormon kortisol yang keluar saat stres akan merangsang nasfu makan, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan penumpukan lemak di perut. Relaksasi, seperti mendengarkan musik, tertawa bareng teman-teman, beryoga, pijat, atau jalan-jalan di alam terbuka, dapat mereduksi stres dan sangat amat disarankan. Lakukan salah satu aktivitas ini minimal 10 –15 menit setiap hari secara rutin.


Sering Begadang 
Penulis pernah membaca sebuah artikel tentang penelitian di AS yang menyatakan, kurang tidur akan meningkatkan hormon rasa lapar dan menurunkan hormon rasa kenyang. Studi yang lain menambahkan, orang yang tidurnya kurang dari 4 jam sehari punya peluang menderita obesitas 73% lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur 7-9 jam per hari.

Makan Tidak Di Meja Makan
Tentunya pasti sering kan sobat memori makan tidak diatas meja makan, atau makan sambil menonton teve, membaca buku, atau mengetik di komputer membuat, Yang pada akhirnya Kalian tidak akan dapat menikmati makanan. Lalu, Kalian mudah tergoda untuk mengais atau mencari sesuatu yang nikmat dikunyah. Kalori yang masuk dalam tubuh pun akhirnya sulit dikendalikan. Agar makanan bisa dinikmati, usahakanlah selalu makan di meja makan ya sobat memori.

Kurang Gerak
Jika alasannya sibuk bekerja terus gak sempat untuk berolahraga. Loh, bukannya bisa ya sambil bekerja?, Tentu saja bisa sobat, Kalian bisa sedikit berolahraga kok, misalnya dengan melakukan peregangan kaki dan tangan, silang-silangkan atau ayun-ayunkan kaki dan tangan sambil duduk di kursi 2-5 menit setiap selang satu jam. Aktivitas ini mampu memberi tambahan pembakaran energi ketimbang Kalian hanya duduk rapi di kursi.
 
Masih Minum Alkohol
Saya sarankan jangan deh sobat, pasti sobat taulah kenapa janannya ya. Alkohol memperlambat proses metabolisme tubuh dengan menekan sistem saraf pusat. Alkohol juga dapat meningkatkan kortisol, hormon stres yang membantu penumpukan lemak di perut.

Menghindari Susu
Jika Kalian mengonsumsi yoghurt bebas lemak, keju, atau susu rendah lemak 3-4 kali sehari mampu mengusir 70% lemak dari tubuh loh. Kalsium dari susu berperan sebagai tombol yang memerintahkan tubuh membakar kelebihan lemak. Minumlah segelas susu bebas lemak saat sarapan, segelas yoghurt rendah lemak di siang hari, dan segelas susu bebas lemak di sore hari.

Libur Berdiet
Berdasarkan pengalaman seseorang yang dekat dengan saya ya, ini sudah membuktikan bahwa orang yang sukses menurunkan berat badan adalah orang yang disiplin menjalani program. Kenapa begitu? Karena meski ada pesta makan enak, kepingin makan ini, itu, digoda teman-teman,  dia tak akan tergoda dengan semua itu. Namun pada kenyataan dan faktanya, Apa yang dia katakan? ”Gak apalah sehari ini aja kok makan enak. Besok janji deh mulai diet lagi”. Nah sobat bagaimana?, sudah pasti sekali Kalian memberi kesempatan untuk libur diet, akan sulit untuk kembali berdiet.

Icip-Icip Plus
Tentu tak bisa dipungkiri, saat melihat orang menikmati cheesecake atau puding bersimbah saus cokelat, air liur Kalian pasti akan menetes. Sehingga yang adaa dipikiran anda hanyalah daripada penasaran dan terus-terusan mengkhayal, boleh, kok, Kalian juga mencicipinya, asalkan berbagi dengan orang lain. Kalian cukup mencicip satu gigitan kecil saja, supaya rasa penasaran terbayar. Bener apa bener sobat memori?

Panik, Panik, Panik!  
Pasti pada dasarnya kalian banyak yang berpikir mengapa setelah program dijalani lebih dari setengah jalan, hal biasa bila penurunan berat badan mulai melambat atau malah jalan di tempat. Catet nih sobat memori, Jika kalian melakukan latihan yang sama setiap hari akan membuat tubuh beradaptasi sehingga pembakaran lemak juga menjadi lebih lambat. Bila selama ini Kalian hanya berjalan kaki, hari berikutnya cobalah berenang, selanjutnya naik sepeda, kemudian sit up atau push up, agar kalori kembali mudah dibakar. 

Nah, sobat memori, itulah beberapa informasi yang kiranya dapat dijadikan acuan atau pedoman bagi sobat semua. (BCP)

Read More
Fakta Perjuangan Tenaga Medis saat Jaga Malam yang Tidak Pernah Kamu Tau Sebelumnya

Fakta Perjuangan Tenaga Medis saat Jaga Malam yang Tidak Pernah Kamu Tau Sebelumnya

Halo sahabat memori, Sehatkah kalian hari ini? Semoga selalu dan senantiasa diberikan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa dan selalu dalam lindungan-Nya.

Sahabat Memori, tahukah kalian bekerja memang sangatlah penting dan sangatlah menjadi kebutuhan bagi mereka yang sudah dewasa, untuk mencari nafkah dan bertahan hidup. Memilih profesipun, sesuai dengan hati nurani dan cita-cita yang diidamkan. Salah satu pekerjaan yang kita tak pernah menyadari bahwa perjuangan mereka begitu berat adalah tenaga medis entah itu Dokter, Perawat, Bidan, Apoteker, Radiografer, dan lain-lain. Tidaklah ada kata menunda dalam profesi mereka. Sigap, tepat dan tangkas harus diterapkan, mendapat jam kerja tengah malampun wajib dilaksanakan, Siap tidak siap itulah tugas mereka.
Iya memang, mereka dibayar untuk menjadi tenaga medis di rumah sakit atau klinik. Namun seberapa sih berartinya uang, dibanding pengabdian mereka untuk menyelamatkan nyawa banyak pasien? Banyak hal yang mereka lakukan terlihat sepele atau sederhana, padahal itu sungguh perjuangan yang luar biasa besar loh, mau tau hal apakah itu? yuk kita simak dibawah ini:

Kondisi Hamil Tetap Bekerja Penuh Waktu



Perempuan hamil tentunya memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ada yang tetap sekuat baja, ada yang fisiknya menjadi lemah tak berdaya. Bagi tenaga medis, selama mereka berstatus aktif dan tidak cuti maka pekerjaan tetaplah sama seperti biasanya. 
Bisa dibayangkan, dokter dan perawat yang sedang hamil tua tetap harus sigap berlari ke sana ke mari untuk menolong pasien?. Ibu hamil tentunya harus menjaga kesehatan lebih ketat dari yang lainnya. Namun bagi tenaga medis, kehamilan bukan alasan bagi mereka bermanja-manja. Shift malam hingga pagipun dilaksanakan, meski perut membuncit besar. Dokter tetap beraktivitas seperti biasanya, begitu juga perawat. Pernahkah kalian sadari hal tersebut.

Waktu Bekerja 24 Jam, Tidak Kenal Siang Malam



Tenaga medis punya jam kerja yang berlaku 24 jam. Dalam artian, ada jam kerja pagi, jam kerja siang dan jam kerja malam. Meski sama-sama bekerja selama 8 jam seperti profesi lainnya namun mereka ada waktu bekerja dari malam hingga pagi hari. Laki-laki atau perempuan, sudah berusia ataupun masih muda, kondisi hamil atau tidak, semua mendapat gantian jam kerja secara adil dan rata. Di tengah malam saat orang-orang beristirahat tertidur dengan lelapnya, tenaga medis harus siaga jika ada yang membutuhkan bantuan mereka. Saat ada pasien yang butuh pertolongan, mereka sigap saat itu juga. Bahkan jika dibutuhkan melakukan operasi pada jam 2 pagi, akan dilakukan. Tidak ada kata nanti dulu, semuanya harus dilakukan segera. Mereka sedang beristirahat untuk makanpun, akan ditinggalkan jika pada kondisi darurat.



Beban Moral dan Psikis yang Besar

Jika ada keluarga kalian yang sakit, sudah pasti rasa panik kerap membuncah. Takut, cemas, sedih bahkan terkadang sampai ada yng jatuh pingsan saat mendengar anggota keluarga ada yang sakit dan pastinya tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada keluarga kita, apalagi jika sampai fatal. Coba sesekali renungkan, jika kalian saja khawatir luar biasa, bagaimana dengan tenaga medis yang menanganinya?. 
Beban moral yang sangat besar ada di pundak mereka semua. Yang ada dipikiran mereka hanyalah jangan sampai salah memberikan diagnosa, apalagi meresepkan obat atau menyuntikkan obat. Tidak hanya satu ataupun dua kali dalam sehari, mereka kerap mendengar tangisan pecah dari keluarga dan sahabat pasien yang telah tiada. Apa kalian pikir mereka tidaklah sedih, tidak kecewa, tidak kehilangan? tidak kalian salah jika berpendapat seperti itu. Merekapun tentunya turut merasa sedih, berduka, kecewa, dan kehilangan. Apalagi jika semua sudah diusahakan semaksimal mungkin namun takdir berkata lain.

Cobalah Sesekali Ucapkan Terimakasih, Setulusnya.

Iya, memang kalian sudah membayar semuanya atas jasa yang telah mereka lakukan, namun apakah sekian rupiah itu, bisa mengganti tenaga mereka? pastinya tidak, sekian rupiah yang kalian bayarkan itu tidaklah bisa mengganti jasa dan tenaga mereka yang dengan maksimal dan sepenuh hati merawat pasien yang sakit. Hendaknya sesekali kalian berinisiatif, Ketika mereka usai mengecek kondisimu atau pasien yang sakit, ucapkan terimakasih, bukan hanya sekedar terimakasih yang diucapkan saja, namun dengan ketulusan dan senyuman yang pastinya akan membuat mereka lebih dihargai dibanding dengan harga sepeser rupiah yang anda berikan untuk membayar jasa mereka.
Tenaga medis ini memang bukanlah profesi sembarangan, dibutuhkan kesabaran ekstra serta luar biasa untuk menjalankan profesi ini, stamina tubuh yang prima dan ketelitian tingkat dewa. Tidak semua orang bisa menjadi tenaga medis, terlebih yang melayani dengan hati serta penuh perhatian. Mereka adalah tangan-tangan yang diizinkan Tuhan untuk membantu manusia mendapatkan kesembuhan.

Sudahkah kalian menghargai profesi tenaga medis selama ini?

(BCP)




Read More
Fakta UNIK dan Mengharukan Tentang Perawat Yang WAJIB Anda Ketahui

Fakta UNIK dan Mengharukan Tentang Perawat Yang WAJIB Anda Ketahui

Halo sahabat memori, loh kok memori? hehee
Iya memori adalah nama sebutan sayang yang penulis berikan buat sahabat pengunjung blog memopedia.id ini. 
kenapa memori sih ya? 
emm, mungkin akan penulis jelaskan pada postingan selanjutnya dan pastinya secara detail dan menarik dong.

Nah langsung aja yuk ke inti dari postingan kali ini,
Tahukah anda jika berbicara tentang fakta tentang dunia kerja perawat dari sudut pandang “Pengamat” terlepas saya sebagai seorang perawat juga tentunya. Tentu pengamat itu yang mengamati ya, bukan menjalani sebagai profesinya. Setiap hari tentunya kalian melihat pekerjaaan ini adalah pekerjaan yang aneh, bukankah begitu? Tentu tidak untuk mendeskreditkan profesi yang sangat mulia ini, namun terlihat disekeliling anda profesi perawat itu memiliki kebiasaan dan kenyataan yang setiap hari terus dilakukan. Terlepas dari benar atau kekeliruan yang kita kerjakan tinggal kalian sendiri yang merasakan pahit manis getir kehidupan sebagai seorang perawat.

Jika kita urutkan fakta pekerjaan seorang perawat yang masih dirasakan selalu dilakukan setiap hari yang telah mengakar dan mendarah daging diturukan setiap generasi ke generasi dan akibat dari kekeliruan sistem tersebut lah yang senantiasa kuat mencengkram profesi keperawatan, dan bisa saja anda tertawa tergelitik, meng-iya-kan, mengerutkan dahi, mengkritisi tulisan saya atau sampai jungkir balik pun terserah, karena faktanya:
  1. Setiap hari tugasnya mengurusi kebutuhan dasar pasien khususnya seperti (BAK, BAB) bahkan kadang banyak yan bilang kok mau sih ngurusin kerjaan kayak gituan, itukan bau, ih kotor, jijik banget sih, kok mau sih?
  2. Setiap hari menunggu dokter visite, lalu menyiapkan dokumen status pasiennya dengan detail sampai status pasiennya kita buka satu-persatu dan dijajarkan rapi baris-berbaris daitas meja supaya tidak kena ocehan sang dokter, bahkan sampai bukti jasa visite dokternya pun disiapkan, dan lagi-lagi banyak yang bilang kok mau ya ngurusin kerjaan kayak gitu, bukannya perawat itu “Mitra dokter” ya? 
  3. Setiap hari memberikan obat-obatan medis kepada pasien sesuai dengan instruksi dari dokternya, dan ini pun ada yang bilang kerjaan perawat cuman beri obat-obatan instruksi dokter saja, tugas mandiri perawat apa ya?
  4. Setiap hari siap siaga 24 jam mendampingi pasien, dan seringkali pasin menanyakan kenapa dokternya belum datang ya, kapan datangnya?. kadang kala orang bilang kok mau sih gak dikangenin pasiennya yang selalu dijaga 24 jam non stop, belum pernah denger loh saya ada pasien yang bilang, “dok, susternya mana ya, kok belum datang sih?”. Nah bingung kan ya tuh dokter.
  5. Setiap hari melakukan tindakan dan melakukan pemasangan alat-alat invasive / kadang orang bilang, kok ada ya pekerjaan yang beresiko tapi reward dan royaltynya gak jelas gitu, apalagi perlindungan hukumnya gak jelas banget, ih kan aneh ya?
  6. Setiap hari jika ada dokter pasti selalu bilang “Dok”, belum pernah bahkan tidak pernah sama sekali bilang bapak atau ibu. Ada aja kok yang bilang kok profesi lain selain perawat boleh ya bilang bapak atau ibu, nah tetapi kenapa lagi nih kalau kesesama profesi perawat manggilnya jarang tuh terdengar nama Zuster, Bruder, atau Ners. Kenapa lagi sih ini?
  7. Setiap hari ada aja kerjaan melipat kassa steril, membuat deeper dan lain sebagainya, Pasti orang bilang multitalent ya perawat, kenapa gak diurus sama orang lain aja ya?
  8. Setiap hari inventaris stok obat-obatan, cek alat kesehatan, cek linen masih atau tidak, input data kekomputer, input jasa dokter. dan lagi ada aja orang yang mengatakan benar-benar multitalent kerja perawat, double job ya, apa kerja sampingan? pasti gajinya double juga kan?.Nah loh mau jawab apa, bertolak belakang kan dengan faktanya?.
  9. Setiap kali ada pasien dalam keadaan gawat, perawat lagi dan lagi meluncur ketempat kejadian. Wlaupun dijalan kebut-kebutan, berjibaku dengan macetnya jalanan oleh kendaraan yang tidak mau mengalah semua,  dan pada akhirnya  sudah tau kalau bayarannya tidak sebanding dengan pengorbanannya yang dilakukan. Orang pasti bilangnya, “Tuh kan, kok masih mau aja jadi perawat?”.
Pada titik akhirannya, anda semua rekan-rekan sejawat yang merasakan apa yang sebetulnya dalam fenomena fakta diatas, bisa menjadikan pekerjaan sehari-hari yang kita lakukan akan dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh tanpa memandang dari beberapa poin yang penulis jabarkan diatas, karena memang pada hakekatnya semua itu bisa jadi karena kesalahan ataupun kekeliruan sistem kebiasaan yang tidak terorganisir dengan baik.

Disini penulis sekali lagi menegaskan bahwasanya anda boleh tertawa tergelitik, meng-iya-kan, mengerutkan dahi, mengkritisi tulisan saya atau sampai jungkir balik pun terserah anda, itu hak anda bukan? disini penulis dengan kebanggaan hati, dan kebanggaan diri menyatakan benar-benar mencintai profesi dan pekerjaan sebagai seorangan perawat dengan miliyaran kebaikan, dan sekelumit keanehan dan kejanggalannya.

(BCP)


Read More